Persaingan antara Arema Cronous dan Persebaya Surabaya sepertinya sudah dimulai, Kedua club ini mulai bersaing dengan merebutkan pelatih Rahmad darmawan, kedua club menyatakan claim bahwa mereka sudah mendapatkan masa depan RD. Direktur Olahraga Persebaya Surabaya Dhimam Abror juga mengakui telah melakukan pertemuan dengan pelatih bersapa RD. Walau menampik telah terjadi kesepakatan, namun pertemuan itu sudah cukup membuktikan Persebaya serius memburu tandatangan RD.
Mendapatkan serangan awal dari Surabaya, pihak Malang tidak mau diam begitu saja. Arema Cronous mengklaim RD masih berstatus sebagai pelatih Arema hingga Desember mendatang. Arema juga memiliki opsi untuk membuka negosiasi baru dengan pelatih yang baru naik pangkat menjadi Mayor itu.
"Silakan saja kalau ada klub yang mengklaim telah mendapatkan persetujuan RD. Pastinya sampai saat ini dia masih pelatih Arema dan berlaku hingga Desember mendatang. Sampai sekarang pun RD masih terlibat di tim walau sedang konsentrasi ke Timnas U-23," tutur Iwan Budianto, CEO Arema Cronous.
Iwan budianto (CEO Arema Cronous) mengakui Singo Edan masih tertarik menggunakan jasa pelatih yang gemar mengoleksi topi itu jika pilih meninggalkan Timnas U-23. "Jadi, kemungkinannya ada dua. RD tetap melatih timnas tapi meninggalkan Arema, atau RD tetap di Arema jika tak melanjutkan karir di timnas," tegasnya.
Hingga saat ini RD masih belum memutuskan untuk menetapkan pilihannya, mengingat PSSI telah memberikan pilihan antara fokus melatih timnas atau club. hal ini membuat RD merasa mengung dan mengambang, mengingat pihak management arema tidak berniat untuk menggantikan posisi RD.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar